Call Center 24 Jam

(+62) - 859 - 4579 - 4545

Syarat dan Prosedur Pembuatan PT PMA Bersama Hive Five

HOME > SINGLE BLOG

Syarat dan Prosedur Pembuatan PT PMA Bersama Hive Five

Apakah Anda tertarik untuk mendirikan sebuah Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (PT PMA) di Indonesia? Hive Five siap membantu Anda untuk menjalani proses ini dengan mulus dan tepat waktu. Artikel ini akan membahas syarat-syarat dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendirikan PT PMA bersama kami.

Syarat-syarat Mendirikan PT PMA

Sebelum Anda memulai proses pendirian PT PMA, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi:

  1. Izin Prinsip melalui PTSP BKPM: Langkah pertama adalah mengajukan Izin Prinsip melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Izin Prinsip ini penting sebagai persetujuan awal untuk memulai investasi Anda di Indonesia.
  2. Akta Pendirian di Notaris: Setelah Izin Prinsip diberikan, langkah berikutnya adalah membuat Akta Pendirian Perseroan di hadapan seorang notaris. Akta ini adalah dasar hukum dari PT PMA Anda.
  3. Nomor Induk Usaha (NIB) dan NPWP Perseroan: PT PMA Anda akan memerlukan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan oleh BKPM. Selain itu, Anda juga perlu mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk Perseroan Anda. Dokumen ini penting untuk urusan perpajakan dan administratif.
  4. Menyesuaikan Lokasi Usaha: Pastikan lokasi usaha Anda sesuai dengan peraturan daerah setempat dan memiliki izin yang diperlukan. Ini dapat melibatkan perizinan lingkungan, zonasi, dan lainnya.
  5. Memenuhi Nilai Investasi: Investasi yang Anda lakukan harus memenuhi nilai minimum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Besarnya nilai ini dapat berbeda-beda tergantung pada sektor usaha yang Anda pilih.

Prosedur Pembuatan PT PMA

Setelah memenuhi syarat-syarat di atas, Anda dapat mengikuti prosedur berikut untuk mendirikan PT PMA:

  1. Ajukan Izin Prinsip: Ajukan Izin Prinsip melalui PTSP BKPM. Ini adalah langkah awal untuk mendapatkan persetujuan investasi Anda.
  2. Buat Akta Pendirian: Setelah Izin Prinsip diterima, buatlah Akta Pendirian Perseroan di hadapan seorang notaris. Ini akan menjadi landasan hukum PT PMA Anda.
  3. Dapatkan NIB dan NPWP: Selanjutnya, minta Nomor Induk Berusaha (NIB) dari BKPM dan urus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perseroan Anda.
  4. Perizinan Lokal: Pastikan Anda memenuhi semua perizinan lokal yang diperlukan untuk lokasi usaha Anda.
  5. Investasi Sesuai Ketentuan: Pastikan investasi Anda sesuai dengan nilai minimum yang ditetapkan untuk sektor usaha yang Anda pilih.

Dengan bantuan Hive Five, Anda dapat menghindari kerumitan dalam proses pendirian PT PMA. Kami akan membimbing Anda melalui setiap langkah, memastikan dokumen-dokumen Anda lengkap, dan memastikan bahwa investasi Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jadi, jika Anda berencana untuk mendirikan PT PMA di Indonesia, hubungi kami dan kami akan dengan senang hati membantu Anda meraih kesuksesan bisnis di Indonesia.

SHARE THIS

Konsultasikan Kebutuhan Anda

Mulai perjalanan kesuksesan bisnis Anda sekarang! Konsultasikan kebutuhan Anda dengan Hive Five.